Pelaksanaan Lisensi “C” AFC (C License Coaching Covrse) yang di Gelar di Kabupaten Jayapura

Sentani – Proses pembinaan usia dini bagi anak-anak di Kabupaten Jayapura secara kusus olahraga sepak bola terus dilakukan oleh Pemerintah melalui Instansi tehnis serta para pelaku sepak bola di Daerah ini.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menegaskan dalam pembinaan anak usia dini lebih penting dari pada menyiapkan sebuah tim sepak bola yang profesional.

“ Lebih baik kita siapkan mereka dari usia dini dan nantinya siap di pakai oleh tim-tim profesional yang ada di tanah air. Sebuah keuntungan besar bagi anak itu sendiri,” ujar Bupati di Sentani. Sabtu (1/9/2018).

Hal senada juga di sepakati oleh para pelaku sepak bola di Kabupaten Jayapura. Ronal Pangkali, Bertho Monim, Agus Ferre, Raymond Sokoy, Elimelek Yotha, Lukas Rumkabu yang merupakan mantan-mantan pemain Persidafon Jayapura.

“ Bupati saja bisa berpendapat seperti itu, padahal beliau bukan seorang mantan pemain. Hal ini yang harus disambut dan didukung penuh,” Jelas Ronald Pangkali.

Menurut Pangkali yang pernah juga memperkuat Tim Mutiara Hitam Persipura Jayapura di era 200an bahwa pembinaan usia dini dimulai sejak usi 10,12,14,16,dan 17 Tahun.

“ Memasuki usia 18-21 adalah masa prestasi bagi seorang atlit sepak bola bersama tim dimana pemain tersebut bermain. Oleh sebab itu pembinaan sejak dini sangat penting sekali,” katanya.

Salah satu mantan pemain lainnya Bertho Monim menambahkan bahwa pembinaan usia dini di jaman sekarang sudah bukan lagi menggunakan cara-cara yang manual. Paling tidak ada semacam kurikulum yang diterapkan dalam dunia pendidikan.

“ Untuk mengarah ke arah yang profesional dalam sisitem pembinaan memang tidak mudah, butuh kesabaran tetapi juga dukungan finansial serta fasilitas yang mumpuni. Dengan demikian, proses pembinaan ini akan berjalan secara terus menerus dan berkesinambungan,”(Sumber:www.suarakhena.com)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.